MEDAN -: Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kab/kota wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) III periode 2018-2023 dibuka. Pendaftaran dimulai tanggal 4 Juli – 12 Juli 2018 pukul 16.00.

Ketua Tim Seleksi (Timsel) Wilayah Sumut lll Bengkel Ginting, M.Si didampingi Sekretaris Yenny S.Siregar mengatakan, kami mengundang warga Negara Indonesia yang berdomisili di wilayah Sumut III yaitu Kota Pematang Siantar, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Asahan untuk mendaftarkan diri menjadi Calon Anggota KPU kab/kota periode 2018-2023 di wilayah tersebut.

Dijelaskannya,  formulir kelengkapan persyaratan administrasi calon anggota KPU dapat diperoleh di Sekretariat Timsel atau dapat diunduh di laman Website https://kpud-sumutprov.go.id.

Menurut Bengkel Ginting, ada beberapa tahapan proses pendaftaran yang harus dilalui setiap peserta tes seleksi. Pertama, Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengirimkan softcopy ke alamat email timselsumutIII@gmail.com mulai tanggal 4 Juli 2018 – 12 Juli 2018 pukul 16.00 Wib.

Kedua, Hardcopy diterima Sekretariat Tim Seleksi Calon Anggota KPU kab/kota Sumut III yang beralamat di Hotel Grand Inna Medan Jl. Balai Kota No. 2 Medan Barat, Kode pos 20111 setiap hari kerja Senin sampai Jumat dari pukul 09.00-16.00 wib mulai tanggal 04 Juli sampai dengan ditutup tanggal 12 Juli 2018, dengan cara diantar langsung atau melalui Pos paling lambat tanggal 12 Juli 2018 stempel pos dan mencantumkan kabupaten/kota tujuan pendaftaran.

“Apabila dokumen pendaftaran diantar sebelum atau sesudah tanggal yang ditentukan, Timsel berhak untuk menolaknya,” ujarnya

Bengkel mengatakan, adapun persyaratan pendaftaran diantaranya, Warga Negara Indonesia; Pada saat pendaftaran berusia paling rendah 30 tahun. Setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

Mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil. Memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan Penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, dan kepartaian;

Berpendidikan paling rendah SLTA;

Berdomisili di wilayah daerah kabupaten/kota yang bersangkutan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik paling singkat 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon.

Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon;

Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila telah terpilih menjadi anggota KPU Kabupaten/Kota, yang dibuktikan dengan surat pernyataan;

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih;

Bersedia bekerja penuh waktu, yang dibuktikan dengan surat pernyataan; Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau Badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan apabila terpilih. Tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu;

Tidak pernah diberhentikan tetap atas dasar putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Belum pernah menjabat sebagai anggota KPU Kab/Kota selama 2 kali masa jabatan yang sama.

Adapun Dokumen Persyaratan Pendaftaran diantaranya, surat pendaftaran ditandatangani di atas materai Rp.6000. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk elektonik atau surat keterangan yang diterbitkan oleh dinas kependudukan dan catatan sipil. Pas foto berwarna terbaru 6 bulan terakhir ukuran 4 x 6 cm (empat kali enam sentimeter) sebanyak 6 (enam) lembar;

Daftar riwayat hidup; Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang disahkan/dilegalisir oleh pejabat yang berwenang. Makalah terstruktur yang menguraikan pengetahuan dan/atau keahlian berkaitan dengan penyelenggara Pemilu, kompetensi dan integritas;

Surat pernyataan ditanda tangani di atas materai Rp.6000yang menyatakan : (a) Setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NegaraKesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945; (b) Bebas dari penyalahgunaan narkotika; (c) Tidak pernah menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima) tahun pada saat mendaftar sebagai calon; (d) Bersedia bekerja sepenuh waktu dan tidak bekerja pada profesi lainnya selama masa keanggotaan; (e) Bersedia tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah selama masa keanggotaan; (f) Bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila terpilih menjadi anggota KPU Provinsi Sumatera Utara; (g) Bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah; (h)Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu; (i) Dan belum pernah menjabat selama 2 (dua) kali di jabatan yang sama.

Surat keterangan dari pengurus partai politik bahwa yang bersangkutan tidak lagi menjadi anggota partai politik dalam jangka waktu 5 (tahun terakhir, dalam hal calon anggota KPU Provinsi Sumut pernah menjadi anggota partai politik. Surat keterangan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih yang dikeluarkan oleh pengadilan negeri; dan

Surat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian bagi pegawai negeri sipil yang akan mengikuti seleksi.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Nomor telepon Yenny S. Siregar 081370982289, dan Ari Abroni Rangkuti 081260099369. A16/Z