MEDAN -: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Deliserang menyesalkan bebasnya aktivitas perjudian di Kota Lubuk Pakam. Polres Deliserang diminta serius memberantas perjudian demi menciptakan rasa keamanan bagi warga.

Hal itu dikatakan Sekretaris DPD KNPI Deliserdang OK Alamsyah Putra, Kamis (24/5). Menurut OK, berdasarkan informasi dan investigasi langsung yang dilakukan KNPI melalui perangkatnya di Kec Lubuk Pakam, aktivitas judi togel sudah sangat terang terangan sekali terlihat. Seolah tidak takut hukum, praktek perjudiannya pun secara masif beroperasi.

“Hampir setiap gang ada saja nanti yang ditemui juru tulis (Jurtul) nya, banyak juga yang pesan nomor melalui hp Lewat pesan singkat,” tandasnya.

OK mengatakan, bandar judinya pun sudah semua masyarakat setempat tahu, tapi ya sepertinya masyarakat sudah apatis dengan penegakan hukum di Deliserdang, sehingga masyarakat malas melaporkannya ke kantor Polisi.

Menurut OK, dari hasil penelusuran tim dilapangan bandar judi tersebut dikenal dengan nama si Opung. Sebab para jurtul tersebut ya melaporkan hasil rekapan nomor ke orang yang disebut si Opung tersebut.

OK sangat berharap agar Polres Deliserdang bergerak cepat dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut. Katanya ada efek negatif yang akan timbul di masyarakat dari aktivitas judi tersebut. Mulai dari pencurian sepeda motor, perampokan dan hal kriminal lainnya. “Orang main judi itu karena iming iming kaya, kalau ternyata kalah dan sudah kecanduan, akhirnya apapun dilakukan demi memuaskan hasrat judi tersebut,” tandasnya.

Menurut OK, tidak baik jika aktivitas perjudian ini terus dibiarkan, karena implikasi ke tindak kriminalnya sangat beragam dan tidak akan ada habisnya. Akhirnya masyarakat yang dirugikan, karena merasa cemas akibat lingkungan yang sudah tidak aman lagi. A1/X